
Menjelang akhir tahun, sepeda motor kembali menjadi pilihan banyak orang untuk menjelajahi berbagai destinasi, baik untuk liburan keluarga maupun touring bersama komunitas. Namun, fleksibilitas kendaraan roda dua ini tetap perlu diimbangi dengan persiapan matang, terutama untuk perjalanan jarak jauh.
Corporate Secretary PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance), Aditia Fakhri Ramadhani, mengingatkan bahwa keselamatan berkendara harus menjadi prioritas sejak sebelum perjalanan dimulai. Menurutnya, kondisi kendaraan, kesiapan fisik pengendara, dan pemahaman terhadap rute menjadi aspek penting agar perjalanan berlangsung aman dan nyaman.
Baca juga:
- Sambut Kemerdekaan, BRI Finance Bagikan Tips Touring Aman
- Tips Datang ke Bengkel dan Merawat Motor di Era New Normal
Lima Hal Penting Sebelum Touring
- Pastikan kendaraan dalam kondisi prima dengan memeriksa ban, rem, oli, lampu, aki, dan sistem kelistrikan, atau lakukan servis menyeluruh di bengkel sebelum menempuh jarak jauh.
- Lengkapi perlengkapan keselamatan seperti helm berstandar SNI, jaket, celana panjang, dan sepatu yang sesuai.
- Rencanakan rute, perkirakan durasi perjalanan, serta identifikasi lokasi pengisian bahan bakar dan tempat istirahat.
- Jaga kondisi fisik dengan istirahat yang cukup, dan berhenti di tempat aman bila mulai lelah atau mengantuk.
- Patuhi aturan lalu lintas, jaga jarak aman, serta pastikan SIM dan dokumen kendaraan masih berlaku.
Selain persiapan perjalanan, BRI Finance juga menyoroti pentingnya perencanaan pembiayaan bagi masyarakat yang berencana membeli sepeda motor baru menjelang akhir tahun. Perusahaan menyediakan fasilitas pembiayaan motor baru dengan suku bunga mulai dari 0,7% per bulan dan tenor hingga lima tahun, sesuai ketentuan yang berlaku.
Aditia menambahkan bahwa konsumen perlu mempertimbangkan kebutuhan penggunaan, besaran cicilan, dan kemampuan membayar secara berkala sebelum memutuskan membeli kendaraan. Dengan persiapan kendaraan yang menyeluruh dan perencanaan finansial yang matang, masyarakat diharapkan dapat menjalani mobilitas akhir tahun dengan lebih aman dan nyaman.
Catatan Redaksi. Suku bunga pembiayaan yang disebut di atas umumnya dihitung dengan metode flat per bulan, berbeda dari bunga efektif tahunan yang lazim di kredit bank, sehingga nilai efektifnya per tahun biasanya lebih tinggi daripada persentase bulanan yang tercantum. Standar SNI pada helm sendiri menandakan helm telah lolos uji benturan dan daya serap energi, syarat yang diwajibkan regulasi nasional sejak 2010.
Sumber: PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance).





