
Pantai Lovina masih menjadi magnet utama wisata di Kabupaten Buleleng, Bali Utara, dengan daya tarik tur perahu jukung saat fajar untuk menyaksikan lumba-lumba liar. Namun di tengah tren wisatawan yang mulai menghindari kepadatan Bali Selatan, kawasan Seririt yang terletak di sebelah barat Lovina mulai dilirik sebagai basis menginap alternatif yang lebih tenang.
Kenapa Waktu Tempuh ke Lovina Penting
Tur lumba-lumba di Lovina umumnya berangkat dari bibir pantai sekitar pukul 05.30 hingga 06.00 WITA. Bagi wisatawan yang menginap jauh di Bali Selatan atau Denpasar, jadwal ini berarti harus berangkat dini hari dengan risiko kelelahan di jalan. Menginap di sekitar pesisir Buleleng, termasuk Seririt, dinilai memberi efisiensi waktu sekaligus mengurangi risiko perjalanan jarak jauh sebelum fajar.
Baca juga:
- Lovina untuk Slow Traveler: Hot Springs, Vihara, dan Alasan Orang Tidak Mau Buru-Buru Pulang
- Selain Lovina: Tempat Menginap Terbaik di Bali Utara untuk Setiap Jenis Wisatawan
Posisi Strategis di Antara Lovina, Banjar, dan Menjangan
Selain dekat dengan Lovina yang bisa ditempuh sekitar 15-20 menit, Seririt juga berjarak 10-15 menit dari pemandian air panas Banjar dan wihara Brahmavihara-Arama. Ke arah barat, wisatawan yang hendak melanjutkan perjalanan diving atau snorkeling ke Pulau Menjangan maupun menyeberang lewat Gilimanuk disebut bisa menghemat waktu tempuh 30-45 menit dibanding berangkat dari Singaraja atau timur Lovina.
Menjawab Tren Slow Travel
Pergeseran gaya wisata ke arah slow travel dan kerja jarak jauh turut mendorong minat terhadap destinasi sekunder yang lebih sepi namun tetap dekat dengan kehidupan masyarakat lokal, seperti pasar pagi dan pantai berpasir hitam vulkanik yang belum banyak tersentuh komersialisasi massal.
Salah satu akomodasi yang merespons kebutuhan ini adalah Liberta Home Lovina (sebelumnya Liberta Home Seririt), yang berlokasi di jalur Seririt-Singaraja. Properti ini mengusung konsep menginap yang ringkas dan fungsional, dengan tarif yang disebut lebih kompetitif dibanding properti tepi pantai di pusat Lovina, serta kemudahan akses jalan kaki ke minimarket, apotek, dan kuliner lokal.
Catatan Redaksi. Jadwal tur lumba-lumba yang sangat pagi ini terkait perilaku satwa, lumba-lumba liar cenderung lebih aktif mencari makan di permukaan laut saat air masih tenang sebelum lalu lintas kapal dan aktivitas manusia meningkat. Slow travel sendiri merujuk pada gaya berwisata yang mengutamakan tinggal lebih lama di satu kawasan dan berinteraksi dengan kehidupan lokal, berbeda dengan pola kunjungan singkat berpindah-pindah tempat.
Sumber: Liberta Hotel International.





