
PT Pelindo Multi Terminal (PMT) Branch Parepare mencatat pertumbuhan kinerja operasional yang positif sepanjang Januari hingga September 2026. Arus barang nonpetikemas maupun jumlah penumpang yang melintasi Pelabuhan Parepare tercatat meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Berdasarkan data perusahaan, arus barang nonpetikemas mencapai 854.703 ton/m3 hingga September 2026, tumbuh 15,4 persen dari 740.747 ton/m3 pada periode yang sama tahun 2025. Sementara arus penumpang tercatat sebanyak 741.759 orang, naik 18 persen dibandingkan 628.515 orang pada tahun sebelumnya.
Baca juga:
- Pelindo Parepare Siagakan Layanan Pelabuhan Jelang Iduladha 2026
- Pelindo Multi Terminal Parepare Terapkan Pembayaran Nontunai di Pintu Masuk Pelabuhan Nusantara
Indikator Aktivitas Kepelabuhanan
Branch Manager Pelindo Multi Terminal Parepare, Darwis, menyebut peningkatan tersebut menjadi salah satu indikator bahwa aktivitas kepelabuhanan di Parepare terus bergerak. Ia menegaskan perusahaan berkomitmen menjaga aspek keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan kelancaran layanan bagi pengguna jasa pelabuhan.
Menurut Darwis, pertumbuhan arus penumpang juga menegaskan pentingnya kesiapan layanan kepelabuhanan dalam mendukung mobilitas masyarakat, mengingat Pelabuhan Parepare merupakan salah satu simpul transportasi laut di Sulawesi Selatan. Capaian ini disebut sejalan dengan agenda strategis Danantara Indonesia untuk memperkuat konsistensi layanan dan keandalan operasional demi menjaga kelancaran logistik serta aktivitas perdagangan nasional.
Pelindo Multi Terminal Branch Parepare menyatakan akan terus memperkuat koordinasi, kesiapan fasilitas, sumber daya manusia, serta penerapan standar keselamatan seiring meningkatnya aktivitas pengguna jasa. Darwis menambahkan, capaian hingga September 2026 ini menjadi dorongan bagi jajarannya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan di Pelabuhan Parepare.
Catatan Redaksi. Barang nonpetikemas merujuk pada muatan curah seperti semen, pupuk, atau hasil tambang yang dimuat langsung tanpa kontainer, berbeda dengan arus petikemas yang dihitung dalam satuan TEUs. Danantara sendiri adalah badan pengelola investasi milik negara yang menaungi sejumlah BUMN strategis, termasuk Pelindo, sehingga kinerja operasional tiap pelabuhan turut menjadi bagian dari agenda konsolidasi aset negara tersebut.
Sumber: PT Pelindo Multi Terminal.





