BRI Finance Raih Penghargaan Kinerja Keuangan Terbaik BUMN 2026

BRI Finance Raih Penghargaan Kinerja Keuangan Terbaik BUMN 2026
Ilustrasi (AI)

PT BRI Multifinance Indonesia atau BRI Finance meraih penghargaan Yearly Excellent Performance – State-Owned Enterprise Subsidiary 2026 dari The Asian Post, bagian dari Infobank Media Group. Penghargaan ini diberikan atas penilaian kinerja keuangan perusahaan sepanjang tahun 2025.

Penyerahan penghargaan dilakukan dalam ajang Indonesia Collaborative Forum & Awarding 2026 di Shangri-La Hotel Jakarta, Kamis (8/10). Penilaian merujuk pada kajian Rating 160 BUMN versi The Asian Post 2026 yang disusun oleh The Asian Post Research, dengan menelaah kinerja keuangan perusahaan pelat merah selama periode 2024–2025. Penilaian tersebut dikelompokkan berdasarkan kategori BUMN, BUMN di bawah Kementerian Keuangan, serta anak perusahaan BUMN.

Bacaan Lainnya

Apresiasi di Tengah Tantangan Industri

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas upaya perusahaan menjaga kinerja di tengah dinamika industri dan tekanan ekonomi. Menurutnya, pencapaian ini menjadi pendorong untuk memperkuat fundamental bisnis, menerapkan prinsip kehati-hatian, serta memastikan tata kelola perusahaan berjalan profesional dan berorientasi jangka panjang.

Manajemen BRI Finance menilai kinerja keuangan yang sehat menjadi fondasi penting bagi perusahaan pembiayaan untuk menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan sekaligus mendukung pertumbuhan usaha secara berkelanjutan. Perusahaan menyatakan akan terus fokus memperkuat kinerja dan tata kelola agar dapat menjalankan perannya sebagai anak perusahaan BUMN secara optimal, termasuk menjaga kualitas pembiayaan dan pengelolaan risiko.

Catatan Redaksi. BRI Finance adalah perusahaan multifinance, bukan bank, yang bisnis utamanya menyalurkan pembiayaan seperti kredit kendaraan atau modal usaha, dengan pengawasan OJK yang menekankan kualitas aset dan permodalan. Penilaian seperti Rating 160 BUMN yang disebut di artikel umumnya menakar kesehatan perusahaan lewat rasio profitabilitas, kualitas pembiayaan, dan tata kelola, bukan sekadar besar kecilnya aset.

Sumber: PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan