Penjualan Online UMKM Sepi? Ini Strategi dari Bootcamp Sampoerna 2026

Penjualan Online UMKM Sepi? Ini Strategi dari Bootcamp Sampoerna 2026
Ilustrasi (AI)

Berjualan secara daring kini jadi kebutuhan bagi pelaku UMKM, namun tidak semua berhasil mengoptimalkan kanal ini untuk mengerek omzet. Hal ini menjadi salah satu bahasan utama dalam sesi Digitalization Bootcamp yang digelar dalam rangkaian Bootcamp UMKM Untuk Indonesia (UUI) 2026 bertema ‘Kita Mau Kita Bisa, Menembus Batas Membuka Pasar Global’.

Weliyan Tanoyo, Founder Digifolium, yang menjadi pembicara dalam sesi tersebut menyebut dua kendala utama yang membuat UMKM belum maksimal berjualan daring: belum terbiasa dengan beragam fitur di marketplace, dan keterbatasan sumber daya manusia karena banyak pelaku usaha masih bekerja sendirian. Menurutnya, pelatihan yang sudah diikuti sering tidak segera dipraktikkan sehingga ilmunya terlupakan.

Bacaan Lainnya

Baca juga:

Weliyan menyarankan pelaku UMKM konsisten mengatur waktu agar materi pelatihan benar-benar diterapkan dalam operasional usaha. Ia juga mendorong UMKM untuk fleksibel ketika produk andalan sedang sepi pembeli, misalnya beralih sementara menjual produk terkait — seperti menjual sabuk saat penjualan sepatu melambat.

Kiat Live Streaming ala SKSD Aja

Pada sesi yang sama, Womanpreneur & E-Commerce Coach Rika Yeo membagikan cara memanfaatkan fitur live streaming untuk berjualan. Menurutnya, interaksi aktif dengan penonton menjadi kunci agar siaran langsung direkomendasikan lebih luas oleh marketplace. Ia merangkumnya dalam formula ‘SKSD Aja’: Sapa penonton, Kenalan, Spill problem konsumen, Diskon, dan Ajakan membeli.

Rika menambahkan, produk yang ditawarkan dalam live streaming perlu jelas menjawab masalah konsumen, disertai bukti dan demonstrasi, baru kemudian ditutup dengan penawaran diskon saat konsumen check out.

Bootcamp ini diikuti 230 pelaku UMKM, terdiri dari 180 UMKM binaan Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) dan 50 pengusaha dari Jakpreneur. SETC merupakan bagian dari program pemberdayaan UMKM PT HM Sampoerna Tbk di bawah payung program keberlanjutan ‘Sampoerna untuk Indonesia’.

Sumber: PT HM Sampoerna Tbk.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan