
Tumpukan sisa potongan besi di sudut proyek sering dianggap hal wajar dan jarang dihitung ulang. Padahal, material yang sudah dibayar penuh kepada distributor itu bila tidak dikelola dengan baik dapat menjadi kebocoran anggaran yang tidak pernah muncul sebagai pos tersendiri, melainkan larut dalam selisih antara volume rencana dan realisasi proyek.
Standar Pabrik vs Kebutuhan Lapangan
Besi beton di pasaran umumnya dijual dalam panjang 12 meter, sementara profil seperti besi siku dan kanal biasanya tersedia dalam ukuran 6 meter. Panjang tersebut mengikuti standar produksi pabrik, bukan kebutuhan gambar kerja di lapangan, sehingga selisihnya kerap berubah menjadi sisa potongan. Sebagai gambaran, kebutuhan tulangan sepanjang 4,5 meter dari satu batang 12 meter hanya menghasilkan dua potong dengan sisa 3 meter atau seperempat dari batang utuh, jika pola ini berulang pada proyek besar, nilainya bisa menjadi signifikan.
Riset: Pemborosan Bisa Ditekan di Bawah 1 Persen
Sebuah penelitian yang terbit di Teras Jurnal edisi Maret 2026 meneliti proyek rumah susun sembilan lantai di Semarang. Dengan bantuan perangkat lunak optimasi pemotongan, sisa material berhasil ditekan di bawah satu persen untuk seluruh diameter besi, jauh lebih rendah dibanding rata-rata pemborosan pada studi terdahulu yang mencapai sekitar 2,99 persen. Selisih tersebut diperkirakan setara penghematan sekitar Rp 8,8 juta pada satu proyek, tanpa menurunkan mutu konstruksi.
Pentingnya Perencanaan Pola Potong
Banyak proyek masih memotong besi secara spontan di lapangan tanpa daftar potong yang disusun lebih dulu, sehingga material yang sebenarnya masih bisa dipakai justru terbuang. Praktik yang lebih efisien adalah menyiapkan daftar potong tertulis atau yang biasa disebut bar bending schedule sebelum material datang, mencakup penarikan seluruh kebutuhan panjang dari gambar kerja, pengelompokan berdasarkan diameter, hingga penentuan kombinasi potongan yang paling mendekati panjang batang utuh. Koordinasi dengan pemasok sejak tahap pengadaan, termasuk menanyakan ketersediaan ukuran non-standar dan layanan potong sesuai daftar, juga disebut dapat membantu menekan sisa material secara signifikan.
Sumber: CV. Sentral Besi Pratama Putra.





