
PT Bank Neo Commerce Tbk mengumumkan rencana menghadirkan rangkaian program bertajuk “neobank Plus” menjelang akhir tahun 2026. Program ini ditujukan untuk memberikan keuntungan tambahan dari aktivitas transaksi harian nasabah, mulai dari pembayaran hingga transfer, yang biasanya meningkat pada periode akhir tahun.
Perusahaan menyoroti bahwa kebutuhan transaksi masyarakat kerap naik menjelang akhir tahun, baik untuk belanja kebutuhan sehari-hari, makan bersama, maupun membeli hadiah. Momen ini dinilai tepat untuk mengevaluasi kembali layanan keuangan yang digunakan, termasuk potensi manfaat tambahan dari setiap transaksi seperti pembayaran via QRIS maupun transfer antarbank.
Detail Belum Diumumkan Sepenuhnya
Dalam rilisnya, Bank Neo Commerce belum merinci secara pasti bentuk keuntungan yang akan ditawarkan, apakah berupa promo QRIS, diskon biaya transfer, atau bentuk benefit lainnya. Perusahaan menyebut bahwa rangkaian program ini akan diperkenalkan secara bertahap melalui aplikasi neobank.
Sebagai bank digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Bank Indonesia (BI), Bank Neo Commerce juga merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Informasi lebih lanjut mengenai neobank dan Bank Neo Commerce dapat diakses melalui situs resmi perusahaan.
Catatan Redaksi. LPS atau Lembaga Penjamin Simpanan adalah lembaga yang menjamin dana nasabah di bank hingga Rp2 miliar per nasabah per bank apabila bank tersebut bangkrut atau dicabut izinnya, sehingga status sebagai peserta LPS menjadi penanda keamanan dasar sebuah bank. Sementara itu, QRIS adalah kode pembayaran standar yang dibuat Bank Indonesia agar satu kode QR bisa dipakai lintas bank dan e-wallet, berbeda dari era sebelumnya ketika setiap penyedia punya kode QR sendiri-sendiri.
Sumber: PT Bank Neo Commerce Tbk.





