
Industri gim di Indonesia terus memperluas bentuk pengalaman bermain, tidak lagi terbatas pada ekosistem esports yang terstruktur. Pada 2025, Indonesia tercatat memiliki sekitar 154 juta pemain gim dan menjadi pasar gim terbesar di Asia Tenggara, basis yang mendorong munculnya format kompetisi baru berbasis permainan kasual.
Salah satu format itu adalah kompetisi skor dan leaderboard, di mana pemain tak perlu berada dalam pertandingan yang sama untuk saling bersaing. Mereka cukup mengejar skor tertinggi dan memperebutkan posisi teratas dalam periode tertentu. Konsep ini diterapkan dalam HeroPlay City Battle, kompetisi gaming berbasis kota bertema “Play for Your City” yang dikembangkan PT Sport Hero Indonesia (SportsHero).
Baca juga:
Edisi Oktober Pakai Super Tetris
Memasuki edisi Oktober, HeroPlay City Battle berlangsung pada 5 Oktober hingga 1 November 2026 dengan game Super Tetris sebagai pertandingan utama. Kompetisi ini dibuka gratis bagi semua pemain yang cukup membuat akun HeroPlay tanpa biaya berlangganan untuk ikut bersaing di leaderboard berdasarkan kota.
“Indonesia memiliki basis pemain gim yang sangat besar, dan menurut kami ada banyak bentuk pengalaman gaming yang masih bisa dikembangkan. Kompetisi tidak harus selalu hadir dalam format esports,” ujar Tom Lapping, CEO SportsHero, menjelaskan alasan menghadirkan format kompetisi kasual yang lebih terbuka bagi masyarakat umum.
Pemain yang menempati peringkat teratas harian berkesempatan memperoleh saldo OVO senilai Rp20.000, sementara peringkat teratas mingguan berhak mendapatkan speaker Bluetooth JBL. Hadiah ini terbuka bagi seluruh peserta yang mendaftar melalui situs mainhero.id.
Catatan Redaksi. Format leaderboard berbeda dari esports konvensional yang biasanya mempertemukan pemain secara langsung dalam satu pertandingan (head-to-head) pada waktu bersamaan. Dalam sistem ini, setiap pemain bermain sendiri-sendiri kapan saja selama periode kompetisi berlangsung, lalu skor mereka dibandingkan otomatis lewat sistem peringkat untuk menentukan pemenang harian atau mingguan. Model ini memudahkan partisipasi massal karena tidak butuh penjadwalan pertandingan maupun infrastruktur turnamen yang rumit.
Sumber: PT Sport Hero Indonesia (SportsHero).



