ERP Garmen di Odoo: Atur Ukuran dan Warna Tanpa SKU Ganda

ERP Garmen di Odoo: Atur Ukuran dan Warna Tanpa SKU Ganda

Banyak bisnis konveksi masih mencatat setiap kombinasi ukuran dan warna sebagai produk terpisah. Satu model kaos dengan lima ukuran dan enam warna bisa berubah menjadi tiga puluh kode barang berbeda. Kebiasaan ini biasanya warisan dari sistem pencatatan lama seperti spreadsheet atau software akuntansi sederhana yang tidak mengenal konsep varian produk.

Dampak ke Gudang hingga Laporan Penjualan

Master data yang menggembung membuat stok opname melambat karena satu rak berisi puluhan kode berbeda. Laporan penjualan per model jadi tidak terbaca utuh sebab angkanya terpecah, sementara rencana pembelian kain sering meleset karena tren ukuran tidak terlihat jelas. Akibatnya, ukuran tertentu menumpuk sebagai stok mati sementara ukuran lain justru sering kosong.

Bacaan Lainnya

Atribut, Bukan Produk Baru

Dalam sistem ERP berbasis Odoo, ukuran dan warna diperlakukan sebagai atribut yang melekat pada satu template produk, bukan sebagai produk baru. Setiap varian tetap punya kode internal dan barcode sendiri, sehingga stok dan riwayat pergerakan barang tetap bisa dipantau per kombinasi, tanpa menambah daftar produk induk. Kombinasi yang memang tidak diproduksi pun bisa dikecualikan agar data tidak tumbuh tanpa kendali.

Saat migrasi ke sistem baru, urutan yang umum dipakai adalah mengelompokkan kode lama ke model induk yang sama, menetapkan atribut resmi seperti ukuran dan warna, menyusun pola penamaan kode yang konsisten, memetakan stok akhir ke varian baru, lalu menguji transaksi sebelum sistem dipakai penuh. Data penjualan dua tahun terakhir biasanya dijadikan acuan untuk menentukan kombinasi mana yang masih relevan dipindahkan.

Setelah struktur data rapi, proses input pesanan bisa dilakukan lewat tampilan matriks ukuran dan warna sekaligus, sementara kebutuhan bahan per ukuran menjadi lebih terbaca untuk perencanaan produksi dan pembelian.

Catatan Redaksi. Odoo adalah sistem ERP sumber terbuka yang dipakai banyak bisnis untuk mengelola gudang, penjualan, hingga produksi dalam satu platform. Konsep atribut produk yang dibahas di sini berarti satu kode induk bisa mewakili banyak kombinasi ukuran dan warna, mirip cara e-commerce menampilkan satu halaman produk dengan pilihan varian, sehingga data stok tetap rinci tanpa membengkakkan daftar produk. Artikel ini bersumber dari siaran pers i2C Studio, penyedia jasa implementasi Odoo yang dibahas di dalamnya.

Sumber: i2C Studio.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan