
Kucing kampung kerap dianggap sebelah mata karena jumlahnya yang banyak berkeliaran di jalanan. Padahal, dengan perawatan yang tepat, kucing kampung bisa tumbuh menjadi peliharaan yang sehat, aktif, dan gemuk berisi. Masalahnya, banyak pemilik yang salah kaprah dengan hanya memperbanyak porsi makan tanpa memperhatikan kandungan gizinya.
Empat Kunci Merawat Kucing Kampung
Pertama, perhatikan kandungan protein pada makanan. Pencernaan kucing dirancang untuk mengolah daging, sehingga makanan kering maupun basah sebaiknya mencantumkan daging asli sebagai bahan utama, bukan sekadar karbohidrat pengisi. Protein tinggi mendorong pertumbuhan massa otot, bukan hanya penumpukan lemak.
Kedua, terapkan jadwal makan teratur sebanyak 3-4 kali sehari dengan porsi terukur, dibanding membiarkan makanan tersedia bebas sepanjang hari. Ketiga, jangan lupakan obat cacing dan vaksinasi rutin sesuai anjuran dokter hewan, sebab infeksi parasit seperti cacing pita dan cacing gelang sering menjadi penyebab kucing sulit gemuk meski sudah diberi makan cukup.
Keempat, berikan camilan sehat sebagai bentuk apresiasi, terutama setelah kucing menjalani grooming atau pemeriksaan ke dokter hewan yang bisa membuatnya stres. Salah satu contohnya adalah Deli-Joy Snack Tasty Journey dari Unicharm Pet Indonesia, camilan bertekstur creamy dan jelly berbahan 100% ikan asli, bersertifikat halal MUI, tanpa pengawet dan pewarna, dengan varian rasa seperti Chicken Wings hingga Sashimi Platter.
Selain aspek nutrisi dan kesehatan fisik, ikatan emosional antara pemilik dan kucing kampung juga penting dijaga. Waktu bermain dan camilan yang diberikan secara rutin dapat menjaga kesehatan mental kucing sehingga ia makan lebih lahap dan tumbuh lebih ceria.
Sumber: Unicharm Pet Indonesia.


