
Indonesia Open Network (ION) menggelar acara bertajuk “Digital Public Infrastructure: Mini Seminar & Networking” di Garuda Spark Innovation Hub, BLOCK71 Bandung, pada Rabu (9/9/2026). Acara ini mengangkat tema seputar peluang bisnis baru yang dapat lahir dari celah konektivitas antar sistem digital, mulai dari pembayaran, logistik, hingga layanan teknologi yang belum saling terhubung.
Berbeda dari seminar pada umumnya, peserta tidak hanya mendengarkan paparan, tetapi diajak langsung memetakan bisnis masing-masing untuk menemukan persoalan, celah ekosistem, dan koneksi yang dibutuhkan agar bisa membuka peluang baru.
Bukan Sekadar Terhubung, tapi Saling Menguntungkan
Dr. Uruqul Nadhif Dzakiy, Assistant Professor di Telkom University, membawakan sesi “Ecosystem Opportunity Mapping”. Ia menekankan bahwa sekadar terhubung secara teknologi belum cukup untuk membangun ekosistem bisnis yang hidup. Menurutnya, sebuah ekosistem baru bisa disebut aktif ketika setiap pihak di dalamnya saling memperoleh manfaat dan memahami perannya masing-masing, serta ketika hubungan itu berkembang menjadi transaksi yang menumbuhkan kepercayaan antar pelaku usaha.
Ia juga mengajak peserta memulai proses pemetaan dari masalah nyata yang dihadapi bisnis mereka, bukan dari teknologi yang ingin dibangun. Peserta diminta mengidentifikasi pain point, mencari gap antara kondisi saat ini dan yang dibutuhkan, lalu menilai koneksi apa yang bisa diakomodasi lewat skema open network.
Diskusi Kelompok dan Studi Kasus Bisnis
Haryo Kusuma Wibawa, Head of Operations ION, memimpin sesi diskusi kelompok yang membagi peserta menjadi enam tim untuk memetakan peluang di sektor keuangan, logistik, teknologi, dan mobilitas. Salah satu contoh yang dibahas adalah bagaimana startup dapat memanfaatkan basis pengguna milik perusahaan telekomunikasi atau perbankan, alih-alih membangun jaringan pelanggan dari nol.
Salah satu peserta, Fajar dari Bandung, mengatakan kerangka kerja yang dipakai dalam workshop membantu timnya menyusun model bisnis untuk layanan pengembangan tenaga kerja seperti pengemudi, asisten rumah tangga, dan koki secara lebih terstruktur, termasuk dalam memetakan target pasar dan peluang yang bisa digarap.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya ION membangun ekosistem Bandung ION Lab, yang menghubungkan startup, inkubator, komunitas teknologi, dan pemangku kepentingan inovasi lokal dengan kebutuhan pasar yang lebih luas.
Catatan Redaksi. Digital public infrastructure merujuk pada sistem dasar seperti identitas digital, pembayaran, dan pertukaran data yang dirancang agar bisa dipakai bersama oleh banyak pihak, bukan dikuasai satu platform saja. Skema open network memungkinkan startup memanfaatkan data atau basis pengguna milik pihak lain, misalnya bank atau operator telekomunikasi, lewat mekanisme berbagi akses yang disepakati, sehingga bisnis baru tidak perlu membangun jaringan pelanggan dari awal.
Sumber: Indonesia Open Network (ION).





