Neo Pinjam BNC: Cara Hitung Cicilan Sebelum Ajukan Pinjaman Online

Neo Pinjam BNC: Cara Hitung Cicilan Sebelum Ajukan Pinjaman Online
Ilustrasi (AI)

Kebutuhan mendadak seperti kendaraan rusak, peralatan kerja yang harus diganti, atau biaya pendidikan yang tiba-tiba muncul kerap membuat seseorang mempertimbangkan pinjaman. Namun sebelum mengambil cicilan, PT Bank Neo Commerce Tbk mengingatkan pentingnya memahami dulu bagaimana kewajiban tersebut dihitung agar tidak memberatkan keuangan di kemudian hari.

Apa Itu Cicilan dan Apa Saja yang Perlu Dicek

Cicilan adalah pembayaran utang secara bertahap sesuai jadwal yang disepakati, umumnya terdiri dari pokok pinjaman, bunga, dan biaya lain seperti provisi atau layanan. Karena itu, calon peminjam disarankan tidak hanya melihat nominal dana yang diterima, tetapi juga memeriksa jumlah pinjaman, bunga, tenor, besaran cicilan, biaya tambahan, dan total pembayaran hingga lunas melalui simulasi kredit dan perjanjian yang berlaku.

Bacaan Lainnya

Baca juga:

Empat Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengambil Pinjaman

Sebelum mengajukan kredit, ada beberapa aspek yang sebaiknya dihitung: kemampuan bayar berdasarkan pemasukan dan pengeluaran rutin, jangka waktu atau tenor pinjaman yang memengaruhi besar cicilan sekaligus total biaya, seluruh komponen biaya di luar bunga, serta risiko keterlambatan pembayaran yang dapat memengaruhi riwayat kredit. Tenor yang lebih panjang memang membuat cicilan bulanan terasa lebih ringan, tetapi total biaya pinjaman perlu tetap diperhitungkan.

Bedanya Pinjaman Bank dan Fintech Lending

Bank Neo Commerce menekankan pentingnya membedakan produk kredit bank dengan pinjaman dari perusahaan fintech lending. Neo Pinjam, layanan pinjaman digital di aplikasi neobank milik Bank Neo Commerce, tetap melalui proses evaluasi kelayakan kredit dan prinsip kehati-hatian perbankan meski pengajuannya dilakukan secara online. Artinya, limit, bunga, tenor, dan persetujuan pinjaman mengikuti hasil analisis kredit masing-masing nasabah, bukan otomatis disetujui.

Neo Pinjam sendiri merupakan fasilitas pinjaman tanpa jaminan dengan limit hingga Rp100 juta dan tenor maksimal 12 bulan, yang pengajuannya dilakukan melalui aplikasi neobank. Bank Neo Commerce menyarankan nasabah mengambil dana sesuai kebutuhan riil, bukan langsung memilih limit maksimal, serta memastikan kemampuan bayar sudah diperhitungkan sebelum mengajukan pinjaman.

Catatan Redaksi. OJK membedakan pengawasan bank dan fintech peer-to-peer lending karena keduanya punya sumber dana dan mekanisme risiko berbeda, bank memakai dana pihak ketiga yang diatur ketat lewat aturan permodalan dan kehati-hatian, sedangkan fintech lending mempertemukan pemberi dan penerima dana langsung. Total biaya pinjaman biasanya dihitung dari bunga efektif dikalikan sisa pokok tiap periode, bukan dari bunga flat di awal, sehingga simulasi kredit penting untuk melihat angka riil yang harus dibayar sampai lunas.

Sumber: PT Bank Neo Commerce Tbk.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan