
Rangkaian fashion show Vietnam Wedding Week 2026 di Ho Chi Minh City memasuki hari kedua dengan menampilkan tiga label busana pernikahan: DO LONG BRIDAL, ADAM STORE, dan LOVINE BRIDAL by Thanh Ho. Ketiganya membawa sudut pandang berbeda soal fashion pernikahan kontemporer, mulai dari kesan glamor yang sensual, menswear modern, hingga romansa yang lebih personal.
Gaun Pengantin Penuh Percaya Diri
DO LONG BRIDAL memperkenalkan koleksi bertajuk The Prime, yang mengusung siluet mengikuti bentuk tubuh, korset, serta detail hiasan yang rumit. Konsep ini menonjolkan sosok pengantin wanita yang tampil penuh percaya diri dan menjadi pusat perhatian di hari pernikahannya.
Baca juga:
- Vietnam Wedding Week 2026: Luu Viet Anh Angkat Cerita Tam Cam
- The Prime: Koleksi Bridal Baru Do Long di Vietnam Wedding Week 2026
Menswear Ikut Jadi Sorotan
Berbeda dari label lain yang berfokus pada busana pengantin wanita, ADAM STORE mengangkat tema menswear untuk pengantin pria. Koleksi ini menegaskan bahwa gaya berpakaian pengantin pria juga punya pertimbangan tersendiri soal potongan, kecocokan, dan formalitas, sehingga kedua mempelai sama-sama punya ruang untuk tampil sesuai kepribadian masing-masing.
Sementara itu, LOVINE BRIDAL by Thanh Ho menawarkan interpretasi romansa yang lebih bebas dan personal, tanpa harus mengikuti formula baku busana pengantin. Koleksi ini menjadi penutup yang lebih lembut dibanding dua penampilan lain pada hari itu.
Bagian dari Program Tujuh Fashion Show
Dengan berakhirnya hari kedua, total ada tujuh fashion show yang digelar selama dua hari acara, menampilkan spektrum luas gaya busana pernikahan Vietnam masa kini. Vietnam Wedding Week 2026 sendiri merupakan hasil kolaborasi YEAH1 dan LIVEN Technology, dengan dukungan Italian Atelier Asia-Pacific dan CjC Marketing Agency sebagai mitra promosi.
Catatan Redaksi. Artikel ini bersumber dari Italian Atelier Asia-Pacific, yang berperan sebagai mitra promosi Vietnam Wedding Week 2026. Siluet korset yang ditonjolkan pada koleksi DO LONG BRIDAL merujuk pada teknik jahit dengan panel dan tulang penguat di bagian pinggang untuk membentuk lekuk tubuh, teknik yang berakar dari busana Eropa lama dan kini lazim diadaptasi ke gaun pengantin modern.
Sumber: Italian Atelier.





