Pertamina Salurkan Bantuan Rp415 Juta untuk Korban Gempa NTT

Pertamina Salurkan Bantuan Rp415 Juta untuk Korban Gempa NTT

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) dan menimbulkan kerusakan di sejumlah wilayah Flores. Sejumlah daerah seperti Nagekeo, Sikka, dan sekitarnya dilaporkan terdampak cukup parah, sementara akses bantuan sempat terhambat akibat longsor dan gangguan komunikasi.

Merespons kondisi tersebut, PT Pertamina (Persero) bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak. Hingga 18 Agustus 2026, bantuan yang telah disalurkan bernilai sekitar Rp415 juta dan menjangkau lebih dari 3.900 penerima manfaat, meliputi obat-obatan, bahan makanan pokok, makanan siap saji, perlengkapan pengungsian, air bersih, hingga energi.

Bacaan Lainnya

Posko dan Layanan Kesehatan

Pertamina mendirikan Posko Pertamina Peduli di Fuel Terminal Reo serta Posko Medis di SMP 1 Reo, Kabupaten Manggarai, dengan menghadirkan dokter dan tenaga paramedis. Layanan kesehatan ini juga menjangkau tiga fasilitas lain, yakni RS Muhammadiyah Ende, Puskesmas Reo, dan DCU Reo. Untuk kebutuhan air bersih dan sanitasi, perusahaan mengalirkan satu unit tandon air berkapasitas 3.100 liter serta satu unit toilet portabel ke lokasi pengungsian.

Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri turut hadir langsung ke lokasi terdampak, menyalurkan bantuan kepada korban gempa di pengungsian sekitar Fuel Terminal Reo dan Posko Utama Lapangan Barang Kolong, Kecamatan Reo, NTT.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan perusahaan memprioritaskan respons cepat atas kebutuhan warga terdampak. Pemulihan sarana dan layanan energi dilakukan bertahap dengan mengutamakan aspek keselamatan, sementara bantuan kepada masyarakat disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

“Melalui Pertamina Peduli, bantuan kebutuhan dasar, kesehatan, kebersihan, sanitasi, dan energi darurat telah disalurkan serta akan terus disesuaikan dengan kebutuhan nyata di lapangan,” kata Baron.

Sumber: PT Pertamina (Persero).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan