OutSystems Perkenalkan Agentic Systems Engineering untuk Mendukung AI Enterprise yang Terbuka dan Terkelola

Enterprise Context Graph dan Mentor generasi terbaru memungkinkan perusahaan membangun, memodernisasi, dan mengelola sistem agentik mission-critical dalam satu platform terpadu

OutSystems Perkenalkan Agentic Systems Engineering untuk Mendukung AI Enterprise yang Terbuka dan Terkelola

Jakarta, 10 April 2026 – OutSystems, platform pengembangan AI terkemuka, memperkenalkan Agentic Systems Engineering, pendekatan baru dalam pengembangan AI yang dirancang untuk membantu organisasi membangun, mengelola, dan mengembangkan sistem agentik yang terkelola di tingkat enterprise.

Read More

Perkembangan AI secara drastis mengubah peran developer dan cara pengembangan software. Di tengah semakin cepatnya agen AI menghasilkan kode, muncul berbagai tools baru yang tidak selalu menghasilkan software dengan kualitas lebih baik atau arsitektur yang lebih terstruktur. Tantangan ini semakin kompleks dengan keberadaan sistem legacy yang menghambat inovasi.

OutSystems menghadirkan pendekatan berbeda melalui Agentic Systems Engineering, yang dirancang untuk mengatasi kompleksitas teknis dan fragmentasi arsitektur di perusahaan modern. Dengan menyediakan konteks yang kaya serta guardrails yang dibutuhkan agen AI, pendekatan ini memastikan sistem yang dihasilkan tetap andal, aman, dan patuh terhadap regulasi.

Pendekatan ini berpusat pada OutSystems Enterprise Context Graph. Berangkat dari pengalaman lebih dari dua dekade dalam pengembangan software yang berfokus pada kebutuhan bisnis, teknologi ini memperluas arsitektur kontekstual khas OutSystems dengan dukungan tools dinamis yang memungkinkan agen AI bekerja secara efektif di dalam sistem yang kompleks.

Dengan menghadirkan pemahaman menyeluruh dan real-time terhadap arsitektur enterprise, mulai dari aplikasi dan agen, workflow, data, hingga keterkaitan antar komponennya, Enterprise Context Graph menjadi keunggulan platform yang dibutuhkan perusahaan untuk benar-benar memaksimalkan potensi teknologi agentik dalam operasional bisnis mereka.

“AI menghadirkan perubahan yang masif di berbagai tools dan platform, tetapi perusahaan tetap membutuhkan kontrol, keamanan, dan kesiapan produksi,” ujar CEO OutSystems, Woodson Martin.

“Agentic Systems Engineering adalah jawaban kami. Dengan Enterprise Context Graph dan Mentor generasi terbaru, kami memberikan konteks, konektivitas, dan kontrol yang dibutuhkan untuk menghadirkan dampak nyata di tingkat enterprise.

Didukung oleh Enterprise Context Graph, Mentor generasi terbaru kini hadir langsung di dalam platform OutSystems dengan pengalaman yang berupa percakapan serta integrasi IDE (Integrated Development Environment). Hal ini memungkinkan tim membangun sistem kompleks dengan lebih efisien, sekaligus menjaga konsistensi arsitektur. Hal ini mentransformasi peran developer menjadi arsitek yang jauh lebih produktif.

Seiring pergeseran menuju ekosistem yang lebih terbuka, konteks dan tata kelola di tingkat enterprise tidak lagi hanya berlaku untuk agen OutSystems, melainkan menjadi kebutuhan bagi setiap agen yang beroperasi dalam lingkungan bisnis saat ini. Melalui Agentic Systems Engineering dan Enterprise Context Graph, developer dapat memanfaatkan berbagai tools agentik untuk mengeksplorasi, mengembangkan, dan membangun solusi di atas platform OutSystems dengan lebih fleksibel.

Pendekatan ini memungkinkan tim untuk berkontribusi secara aman dalam pengembangan software enterprise, baik melalui Mentor, Studio IDE, maupun berbagai tools coding berbasis agentik seperti Claude Code, OpenAI Codex, atau Cursor. Terlepas dari ekosistem yang digunakan, setiap agen akan beroperasi dalam konteks enterprise yang sama dengan guardrails yang memastikan sistem tetap aman, patuh terhadap regulasi, dan siap untuk digunakan di tahap produksi.

OutSystems berencana membuka program early access bagi pelanggan pada kuartal kedua 2026.

Sejumlah implementasi awal menunjukkan dampak nyata dari Agentic Systems Engineering

valantic Tingkatkan Pengalaman Developer dan Nilai Pelanggan dengan OutSystems Mentor

valantic, penyedia layanan IT global, meningkatkan produktivitas developer dan mempercepat time-to-market dengan OutSystems Mentor. Dengan mengadopsi Agentic Systems Engineering sejak awal, valantic memungkinkan tim untuk melewati fase “blank slate” dengan menggunakan Mentor untuk langsung menghasilkan struktur dasar proyek enterprise. Hal ini memungkinkan developer fokus pada arsitektur tingkat tinggi dan logika bisnis yang unik, sementara Mentor mengotomatisasi coding berulang, dokumentasi, serta pembuatan proof-of-concept secara real-time.

ACM Mengadopsi OutSystems Mentor sebagai Mitra Utama Pengembangan AI

AllianceCorp Manufacturing (ACM), pemimpin global di bidang teknologi manufaktur, tengah mengeksplorasi OutSystems Mentor sebagai mitra AI utama untuk mendorong inovasi di sektor semikonduktor dan e-mobility. Dengan bekerja secara iteratif bersama Mentor, developer profesional di ACM dapat secara instan membangun model data, UI, dan server actions, sekaligus memastikan seluruh kode sesuai dengan best practice enterprise. Salah satu use case utama adalah penggunaan Mentor untuk mengekstrak data spesifik—seperti title block dan toleransi geometris—dari gambar CAD 2D melalui agen AI. Dengan Mentor, seluruh langkah dan keterkaitan dijelaskan secara jelas, sehingga memudahkan proses onboarding developer baru ke dalam proyek.

SRS Distribution Pangkas Waktu Pengembangan hingga 50% dengan OutSystems Mentor

SRS Distribution, bagian dari grup The Home Depot, berhasil mempercepat pengembangan aplikasi hingga 50% dengan menggunakan OutSystems Mentor. Dengan pendekatan agentic, tim kini dapat menyelesaikan proyek dalam hitungan minggu, bukan bulan, termasuk pengembangan aplikasi time-tracking yang berhasil dirilis hanya dalam dua minggu sejak tahap konsep. SRS Distribution juga mempercepat pengembangan front-end secara signifikan, di mana Mentor menangani hingga 60% pekerjaan dengan kebutuhan refactoring yang minimal. Aplikasi lain yang dikembangkan dengan Mentor mencakup mobile app untuk layanan lapangan, tools pengelolaan data pelanggan, hingga aplikasi finansial.

“Dengan Mentor, kami bisa membangun front-end dan logika bisnis awal untuk ditunjukkan kepada stakeholder hanya dalam beberapa hari, yang sebelumnya membutuhkan waktu berminggu-minggu,” ujar Technical Team Lead di SRS Distribution Inc, Mattheus Benitez. “Hal ini secara signifikan mempercepat keseluruhan proses pengembangan.”

Untuk mempelajari lebih lanjut tentangOutSystems Agentic Systems Engineering, klik di sini.


Related posts

Leave a Reply