
6 Maret 2026 – Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) memperkuat komitmen internasionalisasi dengan menandatangani perjanjian kerja sama bersama lima institusi di Asia. Melalui kolaborasi ini, FTI UKDW membangun platform pembelajaran berbasis metaverse yang memungkinkan sivitas akademika merasakan pengalaman belajar dan riset lintas kampus dalam satu ruang virtual terpadu.
Penandatanganan kesepakatan berlangsung pada 4 Maret 2026 di University of the Philippines Open University, Los Baños, Filipina. Dalam kerja sama tersebut, FTI UKDW bermitra dengan Faculty of Engineering Chulalongkorn University (Thailand), Faculty of Science and Engineering Chuo University (Jepang), University of the Philippines Open University (Filipina), Srinakharinwirot University (Thailand), serta Praboromarajchanok Institute (Thailand).
Kolaborasi ini menjadi bagian dari inisiatif internasional bertajuk MANGOs (Metaverse of Academic Nexus for Global Opportunities). Melalui program tersebut, setiap institusi anggota berkontribusi menghadirkan konten pembelajaran dan riset yang dapat diakses secara daring. Selain itu, seluruh mitra sepakat untuk terlibat aktif dalam pertukaran pendidikan dan penelitian berbasis teknologi metaverse secara berkelanjutan.
Secara konseptual, platform ini memanfaatkan teknologi Virtual Reality (VR), Augmented Reality (AR), serta lingkungan 3D interaktif untuk menciptakan ruang virtual imersif. Dengan pendekatan ini, mahasiswa dan dosen dapat mengikuti kelas kolaboratif, menjalankan simulasi laboratorium, menggelar pameran riset, hingga merancang proyek lintas negara dalam satu ekosistem digital yang terhubung secara real-time.
Dekan FTI UKDW, Restyandito, S.Kom., M.SIS., Ph.D., menjelaskan bahwa kolaborasi ini telah dirintis sejak 2024. Pada tahap awal, Prof. Lunchakorn Wuttisittikulkij dari Chulalongkorn University bersama Prof. Somrudee Deepaisarn dari Thammasat University mengunjungi UKDW dan menyelenggarakan workshop metaverse serta kuliah umum bagi dosen dan mahasiswa FTI.
“Selanjutnya, FTI UKDW mengirim dua mahasiswa untuk mengikuti program magang selama satu bulan di Chulalongkorn University guna mengembangkan DutaVerse sebagai fondasi awal ekosistem metaverse kampus,” terangnya.
Ke depan, kolaborasi ini membuka peluang strategis bagi FTI UKDW. Pertama, mahasiswa memperoleh akses lebih luas terhadap pengalaman belajar global. Kedua, dosen dapat memperkuat jejaring dan kolaborasi riset internasional. Ketiga, institusi dapat menguji serta mendemonstrasikan teknologi secara imersif dalam konteks akademik. Pada akhirnya, kerja sama ini mendorong lahirnya metode pembelajaran yang lebih interaktif, adaptif, dan tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis.





