Kementerian PU Sudah Mengalirkan Air Bersih Kembali Melalui Sumur Bor, Pulihkan Kehidupan dan Ibadah Warga Aceh Tamiang Pascabencana

Aceh Tamiang, 12 Januari 2026 – Komitmen Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dalam memulihkan layanan dasar pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang kian menunjukkan hasil nyata. Melalui program pembangunan sumur bor di 24 titik strategis, akses terhadap air bersih yang sempat terputus kini secara bertahap telah dipulihkan, mengalirkan harapan dan kemudahan bagi masyarakat.

Salah satu bukti keberhasilan program ini adalah sumur bor yang telah beroperasi dan dimanfaatkan langsung oleh masyarakat di Masjid Simpang Lhee, Kecamatan Manyak Payed. Dengan kedalaman mencapai 82 meter, sumur ini telah menjadi sumber kehidupan baru, memastikan tersedianya air bersih untuk keperluan ibadah di masjid sekaligus kebutuhan sehari-hari warga sekitar.

Read More

Menteri Pekerjaan Umum, Bapak Dody Hanggodo, menegaskan bahwa penyediaan akses air bersih merupakan prioritas utama dalam proses pemulihan pascabencana. “Pemulihan tidak hanya fokus pada rehabilitasi infrastruktur fisik, tetapi yang terpenting adalah mengembalikan akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar, khususnya air bersih. Hal ini merupakan fondasi bagi kesehatan, kenyamanan, dan keberlangsungan aktivitas sosial-keagamaan masyarakat untuk bangkit kembali,” tegas Menteri Dody.

doc. Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum 

Kehadiran sumur bor ini disambut dengan penuh rasa syukur oleh masyarakat, yang selama ini menghadapi kesulitan besar mendapatkan air bersih. Kini, aktivitas wudu, kebersihan masjid, hingga kebutuhan domestik rumah tangga dapat kembali berjalan dengan normal.

“Alhamdulillah, air telah mengalir dengan lancar. Jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan khusyuk. Warga sekitar pun turut merasakan manfaatnya, tidak lagi harus antri berpanas-panas mencari air. Semoga fasilitas ini dapat terjaga dan bermanfaat untuk waktu yang lama,” ujar Ibu Aisyah Rahmi, salah seorang warga Manyak Payed, yang merasakan langsung dampak positifnya.

doc. Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum 

Progres Pemulihan di Berbagai Titik

Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I terus mempercepat penyelesaian pengeboran sumur bor di lokasi-lokasi lainnya. Berikut adalah progres terkini:

1.    Kantor Camat Kuala Simpang: Pengeboran telah mencapai 86 meter dari target 100 meter. Saat ini sedang dilakukan persiapan konstruksi pendukung setelah identifikasi potensi akuifer.

2.    Masjid Al Ikhlas, Gampong Sukajadi, Banda Mulia: Telah mencapai kedalaman 76 meter dengan potensi akuifer yang baik, diproyeksikan menjadi sumber air bagi jamaah dan warga.

3.    Kantor Datok Gampong Menanggini, Karang Baru: Proses pengeboran pilot hole mencapai 25 meter dan sedang dalam penanganan teknis pascakerusakan alat.

4.    Pesantren Darul Mukhlisin, Karang Baru: Pilot hole telah mencapai 96 meter dengan potensi akuifer pada beberapa lapisan, menjanjikan pasokan air yang memadai untuk lingkungan pesantren.

5.    TK Nurul Ikhlas Telaga Meuku II, Banda Mulia: Pilot hole selesai pada 82 meter dan memasuki tahap persiapan konstruksi sumur.

6.    Desa Matang Teupah, Bendahara: Pengeboran pilot hole telah selesai sesuai target 100 meter dan sedang dilanjutkan ke tahap konstruksi sumur.

7.    Desa Bandar Khalifah, Bendahara: Telah mencapai 118 meter dan tengah memasuki tahap konstruksi.

8.    Desa Meurandeh, Manyak Payed: Konstruksi sumur telah selesai. Saat ini dalam proses well development dan pemasangan pompa untuk segera dapat digunakan.

doc. Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum 

Untuk memastikan ketepatan sasaran, Kementerian PU telah dan akan terus melaksanakan survei geolistrik di berbagai lokasi, termasuk di wilayah Manyak Payed, Kantor Kejaksaan Negeri, serta titik-titik cadangan lainnya guna mengantisipasi kebutuhan di masa depan.

Program ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam membangun negeri dan memulihkan kehidupan masyarakat pascabencana, dimulai dari hal yang paling mendasar yaitu air bersih.

doc. Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum 

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

Related posts

Leave a Reply