Datang Cuma Setahun Sekali, Simak 4 Tips Menginvestasikan THR dengan Emas!

Kini, investasi emas lebih mudah, aman, dan tepercaya dengan fitur eMAS di DANA

DANA Indonesia

6 Maret 2026 – Tunjangan Hari Raya (THR) akan segera diterima oleh para pekerja. Menurut peraturan pemerintah Indonesia, THR wajib diberikan paling lambat tujuh hari sebelum hari raya, dalam konteks ini adalah Idulfitri. Bila direncanakan dengan baik, momentum THR bisa menjadi berkah bagi kita, orang terdekat, dan mereka yang membutuhkan.

Read More

Nah, mumpung THR hampir tiba, ini saat yang tepat untuk kamu mulai berinvestasi. Salah satunya melalui emas yang sering menjadi pilihan orang karena relatif stabil dan mudah dipahami. Ini sejalan dengan laporan World Gold Council yang mencatat bahwa dua dari tiga orang Indonesia (67%) memiliki investasi emas dalam berbagai bentuk.

Sebelum mulai berinvestasi, ada baiknya kamu mencatat beberapa tips berikut!

  1. Tentukan tujuan investasi = langkah awal kelola THR dengan bijak

Kiat pertama adalah menanamkan mindset bahwa THR ≠ uang kaget, maka memanfaatkannya pun harus direncanakan dengan cermat. Prinsip sederhana yang bisa diterapkan adalah membagi THR ke dalam beberapa pos, misalnya: 40% kebutuhan hari raya, 30% tabungan/dana darurat, 20% investasi, dan 10% sosial atau sedekah.

Dari 20% yang kamu sisihkan untuk investasi, penting untuk menentukan tujuan, seperti dana darurat, biaya pendidikan, atau persiapan jangka panjang. Dengan tujuan yang jelas, kamu bisa memutuskan jangka waktu, strategi, dan bentuk emas yang dipilih. Tujuan juga membantu menjaga konsistensi, sehingga emas yang dibeli tidak mudah dicairkan untuk kebutuhan impulsif.

  1. Mulai dari nominal kecil agar konsisten

Eits, kata siapa investasi emas harus punya modal besar? Justru, memulai dari nominal kecil, salah satunya lewat THR, membantu kamu membangun kebiasaan tanpa mengganggu kebutuhan utama. Emas pun dinilai cocok untuk investor pemula sebagai salah satu instrumen investasi jangka panjang yang tahan inflasi.

Apalagi dengan teknologi yang semakin canggih, kamu bisa berinvestasi emas secara digital mulai dari nominal kecil secara bertahap, misalnya melalui fitur eMAS di aplikasi DANA. Kamu bisa memulai investasi emas digital mulai dari sekitar 0,0001gram atau Rp200an sesuai harga emas saat transaksi.

  1. Pahami jangka waktu dan pergerakan harga emas

Meski dikenal sebagai instrumen investasi yang tahan inflasi dan berisiko rendah, harga emas tetap mengalami fluktuasi. Karena itu kamu juga perlu memahami karakteristik emas dan memantau pergerakan harganya secara berkala agar bisa mendapatkan keuntungan yang optimal. Biasanya, dalam periode di atas lima tahun, secara historis emas cenderung menunjukkan tren yang positif.

Lewat fitur eMAS di DANA, kamu bisa melihat langsung tren harga jual beli emas dalam berbagai rentang waktu, mulai dari satu minggu hingga satu tahun ke belakang. Uniknya lagi, kamu bisa mendapat notifikasi yang personalized ketika harga jual atau beli emas sesuai dengan target yang kamu inginkan.

  1. Pilih cara pembelian yang praktis dan aman

Sekarang berinvestasi lewat emas memang semakin mudah, tapi karena ini adalah hasil dari kerja kerasmu, jangan lupa untuk bertransaksi di platform yang aman, ya! Fitur eMAS di DANA memungkinkan pengguna, tidak hanya membeli emas secara digital mulai dari nominal kecil, tapi juga memantau saldo dan riwayat transaksi, tanpa biaya penyimpanan dan semuanya dilakukan dengan proses yang cepat dan transparan.

Transaksi eMas di DANA berada di bawah pengawasan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). Selain itu, investasi emas digital juga dilengkapi dengan DANA Protection, dan bisa dicetak menjadi emas fisik.

“Kebiasaan berinvestasi bisa dimulai dengan nominal kecil dan dilakukan terus-menerus, dan momentum THR adalah saat yang tepat untuk memulainya. Salah satunya dengan berinvestasi melalui fitur DANA eMAS. Aksesnya mudah dan aman, sehingga bikin tenang dan cocok bagi investor pemula. Harapannya, langkah ini dapat membantu lebih banyak orang dalam membangun kebiasaan dan masa depan finansial yang lebih sehat,” tutup Ivan Kusuma, Head of Investment and Insurance DANA.

DANA Indonesia

Related posts

Leave a Reply