Kolaborasi dengan gitaris Official HIGE DANdism menandai babak baru perjalanan trio piano asal Jepang

Tokyo, 16 Maret 2026 — Trio piano asal Jepang, Omoinotake, resmi mengumumkan rencana perilisan album besar ketiga mereka yang dijadwalkan hadir pada musim gugur tahun ini. Pengumuman tersebut disampaikan langsung di hadapan ribuan penggemar saat konser tunggal perdana mereka di Nippon Budokan, Tokyo, sebuah panggung legendaris yang selama puluhan tahun menjadi simbol pencapaian tertinggi bagi banyak musisi Jepang.
Konser yang tiketnya terjual habis itu menjadi momen penting bagi perjalanan karier trio tersebut. Selain mengumumkan album baru, mereka juga mengungkap rencana tur besar yang akan mencakup 14 pertunjukan di berbagai kota Jepang serta tiga penampilan internasional di Asia.
Sebagai pembuka menuju album terbaru, Omoinotake akan merilis single digital berjudul “Petrichor” pada 1 April 2026. Lagu tersebut menghadirkan kolaborasi dengan gitaris dari band rock populer Jepang Official HIGE DANdism, yakni Daisuke Ozasa.
Kolaborasi yang Membawa Warna Baru
“Petrichor” pertama kali diperkenalkan kepada publik saat konser di Budokan. Penampilan tersebut menjadi sorotan karena untuk pertama kalinya dalam diskografi Omoinotake, mereka menghadirkan seorang gitaris sebagai bagian dari komposisi musik mereka.
Lagu ini mengambil inspirasi dari akar musik rock keras dan emo, gaya yang menjadi fondasi musikal baik bagi Omoinotake maupun Ozasa. Secara tematik, “Petrichor” menggambarkan kenangan dan lanskap emosional yang dilalui bersama seseorang, sekaligus merefleksikan kedalaman hubungan yang hanya bisa dipahami seiring berjalannya waktu.
Judul “Petrichor” sendiri merujuk pada aroma khas tanah yang muncul setelah hujan, sebuah metafora yang menggambarkan kenangan yang kembali muncul setelah sekian lama tersimpan.
Tur Nasional dan Ekspansi ke Asia
Setelah perilisan album ketiga mereka, Omoinotake akan memulai tur bertajuk “Omoinotake ONE MAN TOUR 2026.” Tur ini mencakup berbagai kota di Jepang serta tiga pertunjukan di Asia, menandai semakin luasnya jangkauan penggemar mereka di luar negeri.
Tur tersebut dijadwalkan dimulai pada 27 September di Niigata dan akan berlanjut ke kota-kota besar seperti Sendai, Osaka, Tokyo, hingga Hiroshima. Selain itu, trio ini juga akan tampil di Hong Kong, Taipei, dan Seoul sebelum kembali melanjutkan rangkaian konser di Jepang hingga Desember.
Penjualan tiket pra-pesan khusus anggota fan club telah dimulai sejak 15 Maret; fan club registration: https://subscription.app.c-rayon.com/app/omotake-labo; sementara informasi lebih lanjut mengenai tur dan album akan diumumkan melalui situs resmi serta media sosial mereka.
Pencapaian Besar dalam Beberapa Tahun Terakhir
Pengumuman ini datang di tengah momentum besar bagi Omoinotake. Dalam beberapa tahun terakhir, grup tersebut berhasil menempatkan diri sebagai salah satu nama penting dalam industri musik Jepang.
Salah satu tonggak penting datang dari lagu “Ikuoku Kounen”, yang dirilis pada Januari 2024 sebagai lagu tema drama TBS berjudul Eye Love You. Lagu tersebut mencatat lebih dari 600 juta streaming di berbagai platform digital, menjadikannya salah satu lagu cinta paling ikonik di Jepang pada tahun itu.
Kesuksesan lain menyusul pada Januari 2025 melalui lagu “Wonderland.” Lagu tersebut digunakan dalam iklan taman hiburan terkenal Universal Studios Japan dan dengan cepat menarik perhatian luas di media sosial.
Konser di Nippon Budokan semakin menegaskan perkembangan pesat mereka. Pada malam itu, Omoinotake tampil dengan formasi pendukung terbesar sepanjang karier mereka, termasuk tambahan seksi string, horn, serta perkusi yang lebih luas. Aransemen yang lebih megah tersebut memberi dimensi baru pada lagu-lagu mereka yang selama ini dikenal dengan sentuhan piano emosional.
Perjalanan dari Panggung Jalanan ke Budokan
Omoinotake sendiri memiliki perjalanan panjang sebelum mencapai panggung Budokan. Band ini dibentuk pada 2012 oleh tiga sahabat masa SMP asal Prefektur Shimane: vokalis sekaligus pemain keyboard Leo Fujii, bassist Tomoaki Fukushima, dan drummer Hironoshin Tomita.
Selama hampir satu dekade mereka menjalani aktivitas independen, termasuk melakukan pertunjukan jalanan secara rutin di kawasan Shibuya, Tokyo. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil ketika mereka melakukan debut major pada November 2021 melalui label Sony Music Labels dengan EP yang memuat lagu “EVERBLUE,” lagu pembuka untuk anime populer Blue Period.
Sejak saat itu, karier mereka terus menanjak. Album major pertama mereka, “Ammolite,” dirilis pada 2023 dan diikuti tur nasional. Dua tahun kemudian, mereka merilis album kedua bertajuk “Pieces” pada 29 Januari 2025.
Kesuksesan tersebut akhirnya mencapai puncaknya pada Maret 2026 ketika mereka menggelar konser tunggal pertama di Nippon Budokan—sebuah pencapaian yang sering dianggap sebagai simbol pengakuan besar dalam dunia musik Jepang.
Menatap Masa Depan
Dengan album ketiga yang segera hadir, single kolaborasi baru, serta tur yang menjangkau berbagai kota di Jepang dan Asia, Omoinotake kini memasuki fase baru dalam perjalanan mereka.
Bagi para penggemar, “Petrichor” akan menjadi gambaran awal dari arah musikal yang sedang mereka kembangkan. Sementara bagi trio ini sendiri, momen di Budokan menjadi bukti bahwa perjalanan panjang dari panggung jalanan hingga arena legendaris tersebut baru saja memasuki bab berikutnya.





