Creepy Nuts Cetak Sejarah: Dua Lagu Berbahasa Jepang Raih Sertifikasi Gold RIAA di Amerika Serikat

Tokyo, 16 Februari 2026 — Duo hip-hop Jepang Creepy Nuts resmi menorehkan sejarah baru di pasar musik Amerika Serikat. Dua lagu mereka, “Bling-Bang-Bang-Born” dan “Otonoke,” masing-masing telah meraih sertifikasi Gold dari Recording Industry Association of America (RIAA), setelah melampaui 500.000 unit penjualan dan streaming di AS.

Pencapaian ini menjadikan Creepy Nuts sebagai artis Jepang pertama yang memiliki dua lagu berbahasa Jepang yang masing-masing memperoleh sertifikasi Gold RIAA. Sebuah capaian langka, terutama untuk musik hip-hop non-Inggris di pasar Amerika.

Read More

Menurut data resmi RIAA, “Bling-Bang-Bang-Born” lebih dulu menerima sertifikasi Gold pada Februari 2025, disusul “Otonoke” pada Agustus 2025. Jarak waktu tersebut menunjukkan bahwa kesuksesan mereka bukan sekadar efek viral sesaat, melainkan hasil dari konsumsi yang konsisten dan berkelanjutan.

“Bling-Bang-Bang-Born” sendiri telah melampaui 900 juta streaming global dan sempat menembus Top 10 di tangga lagu Billboard Global 200. Sementara itu, “Otonoke” dinobatkan sebagai lagu Jepang paling banyak diputar di luar negeri sepanjang 2025 berdasarkan data akhir tahun dari Billboard Japan dan Spotify.

Tak hanya itu, Creepy Nuts juga mencatatkan pencapaian langka dengan menduduki tiga posisi teratas secara bersamaan di tangga lagu Billboard Global Japan Songs Excl. Japan melalui “Bling-Bang-Bang-Born,” “Otonoke,” dan “Mirage.” Konsistensi ini mempertegas daya tarik global mereka.

Bagi penggemar musik di Indonesia, terutama fans Creepy Nuts yang mengikuti perjalanan mereka sejak awal, pencapaian ini menjadi bukti bahwa hip-hop berbahasa Jepang kini benar-benar mampu menembus batas pasar internasional tanpa harus meninggalkan identitas bahasanya.

Pre-Order Vinyl Album LEGION Resmi Dibuka

Merayakan tonggak penting ini, pre-order vinyl album terbaru mereka, LEGION, kini telah dibuka di Amerika Serikat dan Jepang. Rilisan ini diposisikan sebagai edisi kolektor yang menangkap momen ketika hip-hop Jepang mencapai level komersial baru di pasar AS.

Versi vinyl LEGION dirancang khusus untuk format analog dengan proses mixing dan mastering yang ditangani oleh tim internasional, termasuk Alex Tumay (yang dikenal lewat kolaborasinya bersama Kanye West) dan Mike Bozzi (yang pernah bekerja dengan Tyler, The Creator). Hasilnya menekankan kedalaman low-end, kejernihan, dan rentang dinamis yang optimal untuk pengalaman mendengarkan melalui piringan hitam.

Ekspansi Global Berlanjut ke Amerika Utara

Sertifikasi RIAA ini hadir di tengah fase ekspansi internasional yang cepat. Pada Februari 2025, Creepy Nuts sukses menggelar konser perdana mereka di Tokyo Dome dengan sekitar 50.000 penonton. Setelah itu, mereka menyelesaikan tur Asia yang terjual habis di lima kota dengan tujuh pertunjukan.

Pada 2026, mereka akan melanjutkan momentum tersebut melalui tur Amerika Utara, termasuk penampilan perdana di Coachella Valley Music and Arts Festival pada 10 dan 17 April 2026 di Indio, California. Tur ini juga mencakup konser di:

  • Hammerstein Ballroom — New York (13 April 2026)
  • The Auditorium — Chicago (15 April 2026)
  • Pabellón Oeste — Mexico City (19 April 2026)

Rangkaian ini menandai babak baru dalam perjalanan global Creepy Nuts, yang kini tidak lagi hanya dikenal sebagai fenomena domestik Jepang, tetapi sebagai salah satu nama hip-hop internasional yang paling konsisten dalam beberapa tahun terakhir.

Dengan dua sertifikasi Gold RIAA, pembukaan pre-order vinyl LEGION, serta tur Amerika Utara yang akan datang, Creepy Nuts memasuki fase penting dalam karier mereka. Bagi para penggemar di Indonesia, ini bukan hanya kabar prestasi, tetapi momen yang menegaskan bahwa musik berbahasa Jepang dapat berdiri sejajar di panggung dunia.

Related posts

Leave a Reply