Bandar Lampung, 30 Januari 2025 — Bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra, termasuk abrasi pesisir dan banjir rob di Lampung Timur, kembali mengingatkan akan pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan serta memperkuat ketahanan masyarakat. Sebagai bentuk kepedulian sekaligus komitmen keberlanjutan, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) bersama entitas dalam Grup MUFG melaksanakan penanaman 2.000 pohon berakar kuat di kawasan Taman Nasional Way Kambas.
Jenis pohon berakar kuat yang ditanam meliputi laban, rotan, durian, alpukat, meranti, salam, dan berasan. Tanaman-tanaman ini dipilih karena memiliki peran strategis dalam memperkuat struktur tanah, meningkatkan daya serap air, serta menjaga keseimbangan ekosistem darat sebagai penyangga kawasan konservasi.
Selain menghadirkan inisiatif pemulihan lingkungan, Adira Finance juga menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di berbagai wilayah Sumatra, sebagai bagian dari upaya pemulihan sosial dan lingkungan yang dilakukan secara menyeluruh.

Awal Diyananda selaku Head of HCGA Share Service Adira Finance menyampaikan bahwa aksi ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap lingkungan dan masyarakat. “Bencana hidrometeorologi yang semakin sering terjadi di Sumatra menunjukkan bahwa kerusakan lingkungan berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Penanaman 2.000 pohon berakar kuat ini merupakan upaya jangka panjang untuk memperkuat ekosistem dan menjaga ruang hidup masyarakat di sekitarnya.” ujarnya.
Sebagai simbol sinergi dan peringatan perjalanan 35 tahun Adira Finance, perusahaan juga menyerahkan hibah 35 bibit pohon endemik kepada masing-masing entitas MUFG Group sebagai komitmen kolektif untuk menghadirkan perubahan berkelanjutan.
Pemulihan Ekosistem Way Kambas: Lokasi Prioritas Konservasi
Taman Nasional Way Kambas merupakan kawasan konservasi penting yang menghadapi tekanan akibat perubahan iklim dan degradasi lingkungan. Berkurangnya vegetasi penyangga di sejumlah titik berkontribusi pada meningkatnya risiko banjir dan penurunan kualitas habitat satwa liar.
Penanaman pohon berakar kuat menjadi intervensi strategis untuk memulihkan kawasan tersebut. Akar yang dalam dan kokoh membantu menahan erosi, memperkuat struktur tanah, serta meningkatkan daya serap air, sehingga mengurangi risiko banjir. Vegetasi ini juga berperan penting dalam menjaga kualitas lingkungan dan mendukung keberlangsungan berbagai satwa liar, termasuk gajah sumatra dan spesies endemik lainnya.

Selain itu, pohon berakar kuat juga berkontribusi dalam penyerapan karbon dan mitigasi perubahan iklim, sehingga mendukung upaya jangka panjang pemulihan ekosistem Way Kambas sebagai kawasan prioritas konservasi dan ekowisata berkelanjutan.
Bagian dari Program Sayang Bumiku yang Telah Berjalan Sejak 2020
Kegiatan penanaman pohon ini merupakan bagian dari program keberlanjutan Adira Finance yaitu Sayang Bumiku, yang telah berjalan sejak tahun 2020 dan berfokus pada pengurangan emisi serta mitigasi dampak lingkungan.
Sepanjang tahun 2025, program Sayang Bumiku telah menanam lebih dari 3.000 pohon di hutan pesisir, area konservasi, dan wilayah prioritas lainnya. Selain penanaman pohon, program ini meliputi berbagai inisiatif untuk mendorong pengurangan emisi karbon melalui:
● Pemasangan panel surya pada sejumlah kantor cabang
● Pengujian emisi kendaraan untuk masyarakat
● Pembelian Renewable Energy Certificate (REC)
● Pembelian carbon credit / carbon offset
● Pengembangan SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum)
● Kolaborasi lintas entitas bersama MUFG Bank, Bank Danamon, Zurich Indonesia, dan Home Credit Indonesia
Pada tahun 2025, total pendanaan yang dialokasikan Adira Finance untuk program Sayang Bumiku mencapai lebih dari Rp500 juta.
Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Terdampak Bencana di Sumatra
Selain pemulihan lingkungan, Adira Finance juga menyalurkan bantuan kemanusiaan dengan total nilai Rp850 juta bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatra. Bantuan ini disalurkan sebagai respons atas kebutuhan mendesak masyarakat pascabencana.
Dari total bantuan tersebut, Rp750 juta dialokasikan untuk Provinsi Aceh bekerja sama dengan Zurich dan Increso, sementara Rp100 juta disalurkan untuk Provinsi Sumatera Barat melalui kolaborasi dengan BAZNAS Republik Indonesia (BAZNAS-RI).
Peran Karyawan dalam Mendukung Aksi Keberlanjutan
Keterlibatan karyawan Adira Finance menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program keberlanjutan dan kemanusiaan perusahaan. Dalam kegiatan penanaman 2.000 pohon berakar kuat di Way Kambas, karyawan terlibat langsung sebagai relawan dalam proses penanaman serta edukasi lingkungan kepada masyarakat sekitar.
Peran aktif karyawan juga terlihat dalam penyaluran bantuan kemanusiaan Rp850 juta melalui jaringan kantor cabang, memastikan bantuan tersalurkan secara cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan.
Komitmen internal ini tercermin dari diraihnya Stellar Workplace Recognition in Employee Commitment 2025, sebagai pengakuan atas kuatnya semangat kolaborasi dan kepedulian karyawan dalam mendukung berbagai inisiatif perusahaan.
Komitmen Jangka Panjang
Kolaborasi Adira Finance dengan MUFG Group menjadi pilar penting dalam memperkuat implementasi program keberlanjutan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
“Keberlanjutan bagi kami bukan hanya komitmen bisnis, tetapi juga wujud tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat. Dengan semangat Langkah Baru Bersama Sahabat, kami bersama seluruh entitas grup MUFG terus mendorong berbagai inisiatif lingkungan dan bantuan kemanusiaan yang memberikan dampak positif secara berkelanjutan.” tutup Awal.





