
Jember, 14 Januari 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan melalui penataan dan pengembangan Stasiun Kalisetail. Stasiun yang berada di Kabupaten Banyuwangi ini kini tidak hanya berfungsi sebagai simpul transportasi, tetapi juga menjadi gerbang strategis menuju berbagai destinasi wisata unggulan di wilayah ujung timur Pulau Jawa.
Saat ini, Stasiun Kalisetail tengah dalam tahap penataan dan pengembangan guna meningkatkan kenyamanan, keselamatan, serta kualitas layanan bagi pengguna jasa kereta api. Penataan tersebut sejalan dengan meningkatnya animo masyarakat yang menggunakan layanan kereta api dari dan menuju stasiun ini.
Berdasarkan data KAI Daop 9 Jember, jumlah penumpang naik dan turun di Stasiun Kalisetail menunjukkan tren pertumbuhan yang signifikan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2023, total penumpang tercatat sebanyak 250.592 orang. Angka tersebut meningkat menjadi 279.174 penumpang pada tahun 2024 atau tumbuh sebesar 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Tren positif ini berlanjut pada tahun 2025 dengan total penumpang mencapai 341.084 orang, mengalami pertumbuhan sebesar 22 persen dibandingkan tahun 2024.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyampaikan bahwa pertumbuhan jumlah penumpang tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api, sekaligus menunjukkan peran penting Stasiun Kalisetail dalam mendukung mobilitas masyarakat dan sektor pariwisata.
“Stasiun Kalisetail saat ini melayani sebanyak 20 perjalanan kereta api reguler setiap harinya. Dengan adanya penataan dan pengembangan stasiun, kami berharap pelayanan kepada pelanggan semakin optimal serta mampu mengakomodir pertumbuhan penumpang yang terus meningkat dari tahun ke tahun,” ujar Cahyo.
Keberadaan Stasiun Kalisetail juga dinilai strategis karena memberikan akses mudah menuju berbagai destinasi wisata unggulan di Banyuwangi. Sejumlah objek wisata yang dapat dijangkau dari stasiun ini antara lain Air Terjun Lider, Pulau Merah, Kampung Primitif, Pemandian Umbul Bening, Djawatan Forest, Gerbang Raung, Teluk Ijo, serta berbagai destinasi wisata lainnya.
Untuk mendukung kemudahan mobilitas penumpang, Stasiun Kalisetail telah terintegrasi dengan berbagai moda transportasi lanjutan. Penumpang dapat memanfaatkan transportasi online maupun transportasi offline yang tersedia di sekitar area stasiun.
“Melalui pengembangan Stasiun Kalisetail, KAI tidak hanya menghadirkan layanan transportasi yang aman dan nyaman, tetapi juga berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan pariwisata lokal. Kami berharap stasiun ini dapat menjadi simpul transportasi yang semakin diminati masyarakat,” tutup Cahyo.





