Harga Solana Oktober 2026: Peluang Tembus US$125, Ini Skenarionya

Harga Solana Oktober 2026: Peluang Tembus US5, Ini Skenarionya

Harga Solana (SOL) memasuki Oktober 2026 dengan momentum pemulihan setelah menguat signifikan dalam dua bulan terakhir. Berdasarkan data yang dihimpun platform analitik kripto FLOQ pada 7 Oktober 2026, SOL diperdagangkan di kisaran US$121,27, naik sekitar 1,6% dalam 24 jam meski masih terkoreksi sekitar 2,5% dalam sepekan. Kapitalisasi pasar Solana tercatat sekitar US$71,3 miliar dengan volume transaksi harian sekitar US$1,7 miliar.

Kenaikan itu melanjutkan tren positif SOL yang tercatat naik 41,5% pada Agustus dan 14,6% pada September 2026. Pada akhir September, SOL bahkan sempat menyentuh level di atas US$124 sebelum terkoreksi kembali ke kisaran US$117–119.

Bacaan Lainnya

Baca juga:

Level US$125 Jadi Penentu Arah

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai area US$124–125 menjadi resistensi kunci yang harus ditembus SOL untuk melanjutkan tren naik. Jika breakout tersebut disertai volume dan mampu bertahan, momentum bullish SOL berpotensi berlanjut ke US$130 hingga US$148. Sebaliknya, jika gagal, SOL berisiko kembali menguji support di sekitar US$117, bahkan turun ke kisaran US$95–109 dalam skenario yang lebih bearish.

Selain faktor teknikal, pasar juga mencermati perkembangan upgrade Alpenglow yang dirancang menggantikan sistem konsensus TowerBFT dan menargetkan pemangkasan waktu finalitas transaksi dari sekitar 12,8 detik menjadi sekitar 150 milidetik. Upgrade ini masih dalam tahap pengujian di devnet dan testnet, dan belum memiliki tanggal aktivasi mainnet yang pasti. Yudhono mengingatkan bahwa dampak Alpenglow terhadap harga SOL tidak otomatis, karena pasar tetap akan melihat implementasi nyata di mainnet serta pertumbuhan aktivitas jaringan.

Dari sisi institusional, arus dana ETF Solana di Amerika Serikat justru melambat. Data Farside Investors menunjukkan ETF Solana hanya mencatat arus masuk bersih sekitar US$800.000 pada periode 28 September–2 Oktober, jauh lebih rendah dibandingkan US$188,1 juta pada periode 21–25 September. Meski demikian, total arus masuk kumulatif ETF Solana sejak diluncurkan tetap tercatat signifikan, mencapai sekitar US$1,6 miliar.

Yudhono menyebut tiga skenario yang berpotensi terjadi sepanjang Oktober: skenario bullish jika SOL menembus US$124–125 dengan support terjaga di US$117, skenario sideways jika SOL bergerak di rentang US$109–125, dan skenario bearish jika support US$109 jebol sehingga harga berisiko turun ke kisaran US$95–109. Ia menekankan level-level teknikal ini sebaiknya dibaca sebagai acuan skenario, bukan kepastian arah harga, mengingat tingginya volatilitas aset kripto.

Sumber: FLOQ.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan