
Industri makanan dan minuman (F&B) di Indonesia terus bergerak dinamis seiring perubahan gaya hidup masyarakat yang kini tidak hanya mencari rasa, tetapi juga pengalaman menyeluruh saat bersantap. Merespons tren tersebut, Native Grup memperkuat posisinya di industri ini melalui pengembangan konsep kuliner yang mengutamakan kualitas, inovasi, dan kenyamanan pelanggan.
Native Grup dikenal sebagai perusahaan di balik brand Native Tribe, sebuah kedai yang menawarkan specialty coffee, comfort food, hingga hidangan utama yang bisa dinikmati sepanjang hari. Saat ini Native Tribe telah memiliki lima cabang di Jakarta. Langkah ekspansi perusahaan tidak berhenti di dalam negeri: pada 28 Oktober 2025, Native Tribe resmi membuka cabang di Fukuoka, Jepang, sebagai upaya memperkenalkan brand asal Indonesia ke pasar internasional.
Konsep Ramah untuk Work From Café
Selain menyasar pasar global, Native Grup juga menjawab kebutuhan masyarakat urban yang makin menggemari konsep Work From Café (WFC). Setiap outlet Native Tribe dirancang dengan tata ruang yang lapang, pilihan area duduk yang fleksibel, serta koneksi Wi-Fi yang memadai, sehingga dapat menampung berbagai aktivitas mulai dari bekerja, meeting informal, hingga berkumpul bersama keluarga dan sahabat.
Ekspansi Terbaru di Menteng
Perluasan jaringan terbaru Native Grup hadir di kawasan Menteng, Jakarta, yang dikenal sebagai pusat aktivitas bisnis, pemerintahan, dan gaya hidup modern. Native Tribe Menteng dihadirkan untuk mengakomodasi kebutuhan pelanggan di kawasan tersebut, mulai dari sarapan, makan siang bersama kolega, hingga bersantai di penghujung hari, dengan standar menu dan pelayanan yang konsisten seperti di cabang-cabang lainnya.
Native Grup menyatakan akan terus mengembangkan konsep, menu, serta memperluas jaringan bisnisnya ke depan. Perusahaan optimistis dapat berkontribusi pada perkembangan industri F&B nasional sekaligus membawa brand asal Indonesia bersaing di pasar global.
Catatan Redaksi. Konsep Work From Café mengacu pada kebiasaan bekerja atau rapat informal di kedai kopi, bukan di kantor atau rumah, yang membuat kafe kini dirancang dengan colongan listrik, Wi-Fi stabil, dan area duduk tahan lama alih-alih sekadar meja kecil untuk ngopi cepat. Ekspansi ke Fukuoka juga menunjukkan pola yang makin umum pada brand F&B Indonesia, yakni menjajal pasar luar negeri lewat kota sekunder Jepang yang biaya sewa dan persaingannya relatif lebih longgar dibanding Tokyo atau Osaka.
Sumber: Native Grup.





