
PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) kembali merealisasikan penanaman 228 pohon pada September 2026 melalui program Inspiring Kindness: Piles of Sustainability. Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan manfaat lingkungan dari setiap aktivitas produksi dan pengiriman produknya.
Setiap 10 Spun Pile Setara Satu Pohon
Mekanisme program ini menghubungkan pengiriman produk Spun Pile dengan aksi penghijauan: setiap 10 batang Spun Pile yang terkirim ke proyek pelanggan dikonversi menjadi satu pohon yang ditanam. Dengan skema tersebut, proyek-proyek konstruksi yang memakai Spun Pile WSBP otomatis turut berkontribusi pada upaya pelestarian lingkungan.
Baca juga:
- Waskita Beton Precast Perkuat Infrastruktur di Berbagai Wilayah
- WSBP Tanam Lebih dari 2.000 Pohon Sepanjang Semester I 2026
Jenis pohon yang ditanam meliputi Trembesi, Duku, dan Nangka, yang dipilih karena manfaat ekologisnya dalam menyerap karbon sekaligus nilai ekonomi buahnya bagi masyarakat sekitar.
Melibatkan Proyek-Proyek Besar
Pada periode pengiriman Agustus 2026, Spun Pile WSBP digunakan antara lain dalam proyek Condovilla Summarecon Serpong, pembangunan sistem tata air Pompa Pegangsaan Dua dan Pompa Warung Jengkol di Jakarta Utara oleh Adhi Karya, terminal batu bara Area Gasing oleh Multi Welindo, Jalan Tol Serang–Panimbang Seksi 3, serta proyek Tank Terminal Storage oleh Marunda Tank Terminal.
Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP, Fandy Dewanto, mengatakan perusahaan ingin setiap pengiriman Spun Pile memberi manfaat yang lebih luas, tak hanya untuk pembangunan infrastruktur tetapi juga bagi lingkungan dan masyarakat sekitar proyek.
Sejak program ini bergulir, WSBP tercatat telah menanam total 10.710 pohon, menandakan keberlanjutan inisiatif penghijauan yang berjalan seiring dengan aktivitas bisnis perusahaan.
Catatan Redaksi. Spun Pile adalah tiang pancang beton berbentuk silinder berongga yang dibuat dengan teknik pemutaran (spinning) berkecepatan tinggi agar betonnya lebih padat dan kuat menahan beban, umum dipakai sebagai fondasi bangunan bertingkat, jembatan, hingga dermaga. Skema konversi jumlah tiang terkirim menjadi jumlah pohon ini merupakan bentuk praktik tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan yang mengaitkan volume produksi industri berat dengan kompensasi ekologis, sehingga dampak lingkungan dari aktivitas konstruksi coba diimbangi secara terukur.
Sumber: PT Waskita Beton Precast Tbk.





