Genap Sewindu PWS Rayakan HUT Dengan Kesederhanaan

32

Perhimpunan Wreda Sejahtera (PWS) Kota Denpasar merayakan HUT ke-8 di Gedung Sewaka Dharma Lumintang Kamis (14/12). Perayaan HUT diawali dengan Tarian Panyembrama dari anggota PWS. Dilanjutkan pemotongan tumpeng oleh Kadis Sosial Kota Denpasar Made Mertajaya mewakili Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra di dampingi Komisi I DPRD Kota Denpasar Ketut Suteja Kumara, Wakil Ketua II Tim Penggerak PKK Kota Denpasar  Ny Kerti Rai Iswara dan Ketua Umum PWS Kota Denpasar I.B Agung Ari Wangsa.

Sambutan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra yang dibacakan Kadis Sosial Kota Denpasar Made Mertajaya mengatakan, PWS merupakan wadah dari para werda atau lanjut usia. Organisasi  yang menghimpun para warga lanjut usia berdomisili di wilayah Kota Denpasar, tanpa membedakan ras, suku, agama dan golongan. Mengingat jumlah lansia di Kota Denpasar relatif banyak yang perlu mendapatkan kesempatan berkiprah sesuai dengan bakat dan kemampuan mereka menuju warga lanjut usia yang sejahtera, bahagia, sehat jasmani dan rohani serta berguna bagi nusa, bangsa dan negara.

Mewujudkan tujuan sebagai organisasi kemasyarakatan serta untuk mempertahankan eksistensinya dan merancang prospek masa depan yang mandiri atau independen berpegangan teguh kepada prinsip saling asah asih dan saling asuh diantara sesama anggota . Tanpa mengabaikan sifat keluwesan yang positif dan sendi-sendi kesetiakawanan sosial. Mewujudkan hal tersebut Rai Mantra berharap dapat melembaganya nilai-nilai sosial masyarakat untuk selalu menghargai keberadaan lanjut usia. Mewujudkan dan meningkatkan kesadaran para lanjut usia, keluarga dan masyarakat akan pentingnya makna kehidupan berbangsa dan bernegara melalui berbagai kegiatan terpadu antara masyarakat dan pemerintah dalam rangka meningkatkan kualitas kesejahteraan lanjut usia.

Sementara itu Ketua Umum PWS Kota Denpasar IB Agung Ariwangsa mengatakan, perayaan HUT PWS rutin dilaksanakan setiap tahun. Namun karena ada bencana Gunung Agung dan rasa keprihatinan anggota PWS maka Hut PWS  dirayakan dengan sederhana. Bahkan puncak Hut PWS yang dilaksnakan setiap 28 Desember diundur menjadi menjadi  14 Desember. Meskipun demikian  ia berharap anggota PWS tetap bersemangat sesuai dengan tema “melalui peringatan sewindu PWS Kota Denpasar kita eratkan rasa kebhinekaan guna memperkokoh tegaknya NKRI”. Lebih lanjut Ariwangsa mengatakan sebelum puncak perayaan HUT pihaknya telah melakukan berbagai kegiatan yakni  mengajak anggota PWS Tirta Yatra ke Pura Batu Karu dan menggelar lomba  senam, merangkai bunga, membuat ketupat dan Jalan santai.  Menurutnya PWS merupakan sebuah organisasi kalangan lansia atau peguyuban para lansia yang usianya 60 tahun keatas. Pembentukan paguyuban ini sejalan dengan UU No.13 tahun 1998 tentang kesejahteraan lanjut usia. Tujuannya tiada lain adalah sebagai suatu wadah bagi para lansia agar dapat melakukan aktifitas yang bermanfaat bagi dirinya dalam mengisi kehidupannya agar tetap sehat dan bersemangat. ”Dengan menjadi anggota PWS, kami bisa berkumpul dengan teman sebaya dan saling bertukar pengalaman, bahkan bisa menghibur diri,” ujarnya.