Bank Sampoerna Ajak Nasabah Sambut Tahun Baru dengan Semangat Baru

40

SURABAYA, 13 Januari 2018 – PT Bank Sahabat Sampoerna (Bank Sampoerna) bersama PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk dan PT Midi Utama Indonesia Tbk (pemilik jaringan Alfamart dan Alfamidi) mengawali tahun 2018 dengan melakukan pengundian Mega Grand Prize TASAKU (Tabungan Sampoerna – AlfaKu) di gerai Alfamart Moestopo Mojo.

Pengundian Mega Grand Prize yang diadakan setiap 3 bulan sekali ini membagikan hadiah utama berupa 1 unit motor Yamaha NMax kepada nasabah setia TASAKU. Selain itu ada juga hadiah-hadiah lain seperti 2 unit LED TV, 3 unit kulkas 2 pintu, 4 unit mesin cuci, 9 tabungan senilai @Rp. 750.000,- dan 9 tabungan senilai @Rp. 500.000,-.

“Saat ini TASAKU sudah memiliki puluhan ribu nasabah yang tersebar di Surabaya dan Sidoarjo. Mega Grand Prize ini merupakan bentuk mekanisme komunikasi, meningkatkan relasi dan memberikan apresiasi kepada seluruh nasabah Tasaku. Awal tahun ini, menjadi momen yang tepat untuk membangun semangat baru untuk menabung di tahun yang baru”, ujar Hendra Setiawan, Regional Business Head Bank Sampoerna.

TASAKU memiliki beberapa keunggulan dibanding produk tabungan lainnya, seperti setoran awal yang ringan, transaksi bisa dilakukan di seluruh Alfamart dan Alfamidi yang terpasang stiker logo SAKU, transaksi dapat dilakukan sesuai dengan jam operasional Alfamart dan Alfamidi yang telibat, dan menabung tanpa biaya administrasi. Saat ini TASAKU sudah tersedia di 225 gerai yang berlokasi di 30 Alfamidi dan 195 Alfamart yang tersebar di Kota Surabaya dan Sidoarjo.

“Dengan TASAKU pelanggan Alfamart dan Alfamidi bisa langsung menabungkan uang kembalian belanja mereka di kasir. Jadi mulai dari recehan yang mungkin biasanya hanya tergeletak di rumah bisa menghasilkan bunga, bahkan motor di TASAKU”, ujar Hendra.

TASAKU merupakan bukti nyata dukungan Bank Sampoerna terhadap Program LAKU PANDAI (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam rangka Finansial Insklusif) yang dicanangkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Sebagai bentuk apresiasi lainnya bagi seluruh nasabah TASAKU, saat ini Kami sedang mengembangkan aplikasi mobile TASAKU yang dapat digunakan untuk melakukan transaksi keuangan hanya melalui smartphone. Diharapkan seluruh lapisan masyarakat dapat mengikuti perkembangan financial technology yang saat ini sedang genjar-genjarnya dilakukan oleh hampir seluruh lembaga jasa keuangan di Indonesia” lanjut Hendra melengkapi.

Tentang Bank Sahabat Sampoerna
Bank Sahabat Sampoerna (Bank Sampoerna) adalah bank swasta yang berfokus pada pengembangan usaha mikro dan UKM. Bank berkantor pusat di Gedung Sampoerna Strategic Square, Jakarta. Bank Sampoerna memiliki jaringan kantor sebanyak 20 kantor cabang di 15 kota besar di Indonesia. Bank telah dilengkapi dengan berbagai layanan perbankan seperti ATM yang bekerjasama dengan jaringan Prima, Internet Banking, Phone Banking serta layanan Call Center di nomor telpon 1 500 035. Disamping itu, Bank Sampoerna juga terus bersinergi dengan Unit Usaha Binaan yaitu Koperasi Simpan Pinjam Sahabat Mitra Sejati (Sahabat UKM). Sahabat UKM memiliki lebih dari 120 jaringan kantor cabang di seluruh Indonesia.

Dengan dukungan dua grup besar pemegang saham, yakni Grup Sampoerna Strategic melalui PT Sampoerna Investama (85%) dan Grup Alfa melalui PT Cakrawala Mulia Prima (14%), peluang bisnis kian terbuka bagi Bank Sampoerna. Sebesar 1% kepemilikan Bank Sampoerna dipegang oleh Bapak Ekadharmajanto Kasih. Komitmen para Pemegang Saham tidak hanya dalam bentuk pembiayaan dan permodalan, tetapi juga brand value, knowledge dan skill. Grup Sampoerna dengan pengalaman bisnis terbaik dengan cakupan nasional dan global, dipadukan dengan kemampuan dan keunggulan bisnis nasional yang telah ditekuni, serta jaringan yang luas yang dimiliki oleh Grup Alfa melalui perusahaan ritelnya, Bank Sampoerna diharapkan dapat terus berkembang serta berkontribusi secara signifikan di sektor mikro dan UKM.

Di tahun 2017 Bank Sampoerna meraih beberapa penghargaan bergengsi. Diantaranya mendapat Peringkat III dalam ajang Annual Report Award (ARA) 2016 yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia bekerja sama dengan Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG) dan Bursa Efek Indonesia untuk kategori Private Keuangan Non-Listed.